Jumat, 07 November 2014

Manfaat Pohon Rambutan Dari Akar Sampai Daun

Manfaat Pohon Rambutan Dari Akar smpai Daun - Pohon rambutan yang sering kita jumpai di sekitar rumah kita ternyata banyak sekali manfaatnya. Selama ini yang kita ambil manfaatnya hanya buahnya saja yang berbuah setahun dua kali. Buahnya memang manis bertolak belakang dengan kulitnya yang berserabut menyerupai rambut (Eksokarp). Karena bentuk kulitnya inilah maka buah ini di namai rambutan.


Pohon yang mempunyai nama latin  Niphelium lappaceum termasuk dalam suku lerak-lerakan atau Sapindaceae banyak di jumpai di wilayah Indonesia dan juga wilayah Asia lainya. Pohon rambutan banyak di budidayakan hanya diambil buahnya saja. Setiap datangnya musim rambutan dipasar-pasar buah banyak di jajakan rambutan dengan berbagai jenis. 

Pohon rambutan terdapat beberapa jenis dengan nama yang berbeda beda di tiap daerah, yaitu rambutan rapiah, ace, si nyonya, binjai dan masih banyak lagi. Namun jenis rambutan dapat dibedakan antara lain :
- Dari warna kulit buah : rambutan merah kekuningan dan merah tua
- Dari bentuk kulitnya : rambutan berambut panjang dan pendek/gundul
- Dari rasa buahnya : rambutan asam dan manis, mudah ngelotok dan tidak ngelotok


Manfaat Pohon Rambutan Bagi Kesehatan

Tidak disadari ternyata pohon rambutan banyak sekali manfaatnya, hampir semua bagian pohon rambutan dapat di manfaatkan untuk kesehatan tubuh kita. Berikut adalah manfaat setiap bagian pohon rambutan :

1. Kulit Rambutan Berkasiat Mengobati Sakit Disentri & Demam

Cara penggunaanya : 
- Disentri : Kulit buah rambutan sebanyak 10 buah di cuci dan dipotong kecil kecil. Kemudian direbus dengan air sebanyak 3 gelas hingga airnya tersisa setengahnya. Angkat dan biarkan sampai dingin, lalu saring dan minum 2 kali sehari masing masing 3/4 gelas.
- Demam : Rebus kulit rambutan yang telah dikeringkan sebanyak 10 buah dengan air tiga gelas hingga mendidih selama 15 menit. Kemudian saring dan minum 3 kali sehari setelah dingin.

2. Biji Rambutan Berkasiat Untuk Mengobati Penyakit Kencing Manis

Biji rambutan tidak beracun dan mengandung karbohidrat, lemak, protein, dan juga mengandung lemak polifenol cukup tinggi. Komposisi zat-zat kimia dalam biji rambutan tersebut menghasilkan khasiat hipoglikemik (menurunkan kadar gula dalam darah) sehingga biji rambutan banyak digunakan untuk pengobatan alternatif guna menormalkan kadar gula darah penderita kencing manis (diabetes mellitus yang cenderung tinggi).

Cara penggunaanya : Sangrai biji buah rambutan sebanyak 5 biji sampai berwarna hitam, kemudian tumbuk sampai halus. Bubuk biji rambutan seduh dengan air secangkir dan minum 2 kali sehari sampai terasa perubahanya.


3. Daun Pohon Rambutan Berkasiat Mengobati Diare dan Menghitamkan Rambut

Cara Penggunaanya : 
- Diare : Rebus beberapa lembar daun rambutan yang telah di cuci bersih sampai mendidih dan air tersisa hingga setengahnya. Setelah dingin air rebusan disaring dan minum 2 kali sehari hingga sembuh.

4. Kulit Batang Pohon Rambutan Berkasiat Mengobati Sariawan 

Cara penggunaanya : Ambil kulit batang pohon rambutan sebanyak 3 ruas jari, cuci hingga bersih. Kemudian rebus dengan air 2 gelas hingga mendidih dan air tersisa satu gelas. Air rebusan gunakan untuk berkumur kumur  dalam keadaan hangat.

Rabu, 05 November 2014

Cara Budidaya atau Penangkaran Ikan Koi Termudah dan Terlengkap

Cara Budidaya atau Penangkaran Ikan Koi Termudah dan Terlengkap - Ikan Koi adalah salah satu komoditi agribisnis yang sangat menjanjikan keuntungan. Harga di pasaran relatif stabil, tidak pernah terjadi fluktuasi harga yang signifikan. Hal ini dikarenakan ikan Koi banyak penggemarnya tetapi jarang pembudidayanya. Jenisnya sangat variatif sehingga para penghobby tidak kehilangan pilihan jika tidak menyukai salah satu jenis ikan Koi dapat memilih jenis yang lain. Baca Juga : Jenis-jenis ikan Koi yang banyak digemari.


Budidaya ikan Koi memerlukan keterampilan dan pengalaman khusus untuk dapat memperoleh hasil yang di harapkan. Beberapa hal yang harus di perhatikan jika akan memulai budidaya atau penangkaran ikan Koi , yaitu antara lain :

1. Persiapan Kolam Ikan Koi.

Pertama kali yang harus disiapkan bagi penagkar ikan Koi adalah kolam. Kolam Yang harus disiapkan yaitu 

a. Kolam Pemijahan.

Kolam pemijahan diperlukan untuk proses pembiakan dan pemeliharan benih. Ukuran kolam dapat dibuat lebih kecil daripada kolam pemeliharaan/ kolam tanam yaitu minimal 2m x 1m dengan kedalaman 0,7m. Yang diperlukan dalam kolam ikan pemijahan antara lain mutu air jernih dan bagus, air mengalir dengan baik, adanya sinar matahari tetapi jangan terlalu banyak atau setengah teduh. Sinar matahari penuh dapat meningkatkan suhu air dan air emnjadi keruh akibat tumbuhnya plankton dan lumut.

Selain itu diperlukan juga tempat menempel telur ikan Koi. Dialam bebas telur ikan di tempelkan pada akar-akar serabut yang menjuntai di air, di dalam kolam pemijahan ini dapa dimodifikasi dengan bahan lain misalnya ijuk atau tali rafia. Cara pembuatanya, ijuk di ikat pada bambu utuh memanjang agar dapat terapung. Ikatan dapat di buat 2 hingga 3 ikatan, yang ditambatkan pada dinding kolam sehingga tidak mudah berpindah tempat.

b. Kolam Pemeliharaan

Kolam pemeliharaan ikan Koi dewasa diperlukan ukuran yang lebih besar yaitu dengan perbandingan untuk 100 ikan koi diperlukan kolam dengan ukuran 2m x 3m kedalaman 0,7m. Kondisi air mengalir, mutu air yang baik, sinar matahari yang cukup atau setengah teduh.

Mutu air yang baik untuk pertumbuhan ikan Koi adalah sebagai berikut :
 - Suhu air : 24 - 26 derajat Celcius
 - PH air : 7,2 - 7,4
 - Kadar Oksigen dalam air : 3 - 5 ppm
 - Kadar Nitrit : <0,2 %
Air mengalir dan penyediaan oksigen dalam air dapat di buat dengan menggunakan pompa air listrik yang di sirkulasikan sehingga tercipta aliran arus air yang seperti yang diinginkan.

2. Pemilihan Indukan

Indukan ikan Koi yang baik adalah ikan yang sudah berumur kurang lebih 2 tahun untuk pejantan dan 3 tahun untuk betina. Ukuran indukan betina biasanya lebih besar dari pada indukan pejantan, dengan berat badan kurang lebih 1 kg. Ikan Koi yang sehat ditandai dengan gerakan yang lincah tidak loyo, sirip lengkap dan tidak cacat. Indukan pejantan yang siap kawin ditandai dengan adanya bintik putih pada sirip.

Satu ekor indukan betina dapat dipasangkan dengan 2 - 3 ekor pejantan. Hal ini dimaksudkan agar dapat di peroleh jodoh yang pas untuk indukan betina.

 

3. Proses Pemijahan Ikan Koi

Pemijahan ikan Koi dapat berlangsung secara alami maupun buatan. Secara alami di di rangsang dengan menghangatkan suhu air kolam pada malam hari sehingga terjadi pembuahan.

Secara buatan betina disuntikan hormon untuk mempercepat pembuahan, yaitu dengan penyuntikan Pituitary Gland (PG : dengan merek dagangnya Ovaprim) dengan dosis 0,2 ml / 1 kg berat ikan untuk satu kali penyuntikan. Ovulasi terjadi 10 jam penyuntikan. Jika dalam rentang waktu tersebut belum terjadi ovulasi dapat dilakukan pengurutan/striping secara pelan-pelan dan hati-hati. Pengurutan telur / sperma adalah pilihan terakir karena dapat melukai ikan.

Jumlah telur yang dihasilkan oleh indukan betina mencapai 75.000 telur. Telur yang dikelurkan menempel pada ijuk dan akan segera di buahi oleh sperma jantan. Apabila sudah di buahi sebaiknya ikan di pindahkan dari kolam pemijahan atau memindahkan ijuk yang ada telurnya kedalam kolam atau aquairum penetasan. Jika hal ini tidak dilakukan maka telur akan habis dimakan oleh indukan.

4. Proses Pebesaran Benih Ikan Koi

Telur ikan Koi yang sudah di buahi akan menetas dalam waktu kurang lebih 24 - 48 jam. Telur setelah menetas berupa larva ikan yang belum memerlukan makanan selama 3- 4 hari karena masih ada sisa kantong kuning telur sebagai makanan. 

Setelah berumur 3-4 hari dapat diberi pakan alam naupli artemia yaitu pakan alami berupa plankton berukuran lebih kecil dari larva ikan Koi. Kemudian secar bertahap dapat di berikan butiran pelet yang dihaluskan.

Proses pembesaran benih atau pendederan ikan Koi dilakukan dalam dua tahap yaitu 

a. Pendederan Tahap 1

Tahap ini pendederan dari telur menetas sampai benih berukuran fingerling (2-3cm) yaitu sekitar 2 bulan.

b. Pendederan Tahap 2

Pada pendederan tahap 2 dilakukan pada kolam untuk menumbuhkan pakan alami. Setelah terlihat pertumbuhan maka dilakukan seleksi berdasarkan ukuran. Ukuran yang lebih besar di pisahkan untuk melakukan penjarangan atau mengurangi kepadatan kolam. Waktu yang diperlukan untuk memperoleh benih ukuran 5 - 8 cm kurang lebih 4 bulan.

Pada usia ini sudah dapat dilakukan penjualan kepada pembudidaya yang hanya membesarkan saja, tidak melakukan pembenihan. Atau di besarkan terlebih dahulu baru di jual pada ukuran yang lebih besar, dengan pangsa pasar para penghobby ikan  Koi.

Selasa, 04 November 2014

Mengenal Jenis-jenis Ikan Koi Yang Banyak Digemari

Mengenal Jenis-jenis Ikan Koi Yang Banyak Digemari - Ikan Koi banyak di sukai atau di gemari banyak orang karena warnanya yang menarik dan indah. Sungguh menjadi pemandangan yang membuat hati tenang dan nyaman jika dalam suatu taman rumah terdapat kolam ikan Koi yang di desain menarik. Air yang jernih dengan ikan koi yang selalu menari di bawah air mancur adalah keindahan yang tidak tidak membosankan.

Ikan Koi yang menurut kepercayaan sebagian orang dapat memberi keberuntungan ini, sebetulnya berasal dari Tiongkok. Tetapi kemudian banyak di kembangkan di Jepang sehingga lebih dikenal bahwa ikan Koi berasal dari Jepang (kata wikipedia). Ikan Koi (Cyprinus carpio) berasal dari persilangan berbagai jenis ikan mas / ikan karper sehingga di peroleh berbagai jenis ikan Koi dengan warna-warna yang berbeda dan menarik.


Jenis-jenis ikan Koi banyak sekali dan susah untuk membedakan karena perbedaan dari setiap jenis hanya beda tipis. Pemberian nama jenis ikan Koi berdasarkan perpaduan warna yang ada di tubuh Koi. Berikut ini adalah gambar berbagai jenis ikan koi yang banyak di gemari masyarakat dari berbagai literatur. Dari gambar ini dapat di pahami cirikhas dari masing masing jenis Koi :

1. Gambar Berbagai Jenis Ikan Koi








2. Gambar Jenis Ikan Koi Kohaku


Dari gambar tersebut dapat di pahami perbedaan dari setiapkan jenis ikan Koi yang paling manarik dan disukai.

Baca juga artikel :

Senin, 03 November 2014

Cara Budidaya/Beternak Burung Kenari Bagi Pemula

Cara Budidaya/Beternak Burung Kenari Bagi Pemula - Burung kenari adalah salah satu burung piaraan yang di gemari pada tahun-tahun lalu namun sampai saat ini masih menjadi trend burung piaraan yang digemari. Selain kicau dan warnanya yang menarik juga karena harganya yang stabil di pasaran.

Pemeliharaan burung kenari tergolong mudah dan tidak ribet seperti burung lain. Makanannya murah dan mudah didapatkan di setiap toko-toko penjual pakan burung, yaitu berupa biji-bijian, sayur sawi putih segar, telur puyuh dan lain-lain. Namun begitu untuk membudidayakan burung ini bagi pemula sering menemui kegagalan karena tidak mengetahui karakter burung kenari.


Berikut ini adalah beberapa pengetahuan yang harus di fahami jika ingin membudidayakan atau menagkarkan burung kenari, yaitu antara lain:

1. Memilih Burung Kenari Jantan dan Betina

Cara termudah mengetahui jenis kelamin burung kenari adalah sebagai berikut :
- Pada burung kenari jantan akan berkicau atau ngerol setelah berumur satu bulan atau lebih, sedangkan betina lebih banyak diam.
- Postur tubuh burung kenari jantan lebih panjang dan ramping sedangkan betina lebih bulat.
- Dapat juga dilihat sewaktu masih dalam bentuk telur. Telur berbentuk lonjong atau oval memanjang biasanya akan menjadi pejantan, sedangkan bentuk telur oval cenderung bulat bulat biasanya betina.

2. Usia Burung Kenari Yang Siap Berkembang Biak

Burung kenari pada umumnya sudah siap untuk dikawinkan pada umur 8 bulan untuk pejantan dan 6 bulan untuk betina. Usia tersebut adalah usia yang paling baik untuk memulai penagkaran. Jika mengambil indukan yang terlalu muda tetntunya akan mempengaruhi mutu anakan yang di hasilkan.

3. Sangkar / Kandang yang Baik Untuk Penangkaran

Kandang yang baik untuk penangkaran burung kenari adalah berukuran minimal 30cm x 30cm x 70cm (PxLxT). Sebaiknya jangan di gantung, tempelkan pada dinding agar tidak terjadi goyangan karena dapat mempengaruhi proses perkawinan dan pengeraman. 

Untuk menghindari gangguan hewan seperti tikus atau kucing pilihlah kandang yang berbahan besi/ kawat. Sedangkan untuk menghindari kerumunan semut dapat di berikan kapur semut pada dinding sekitar kandang. Letakkan kandang pada tempat yang teduh dan tenang. 

4. Pakan Yang Baik Sebelum Perkawinan.

Pilihlah pakan yang mengandung protein tinggi sebelum melakukan perjodohan, seperti telur puyuh. Pakan ini di pilih karena dapat meningkatkan birahi pada kedua pasangan dan juga baik untuk pembentukan telur.

5. Cara Menjodohkan Calon Indukan Burung Kenari.

Setelah kita ketahui jenis kelamin burung kenari dan usianya, langkah berikutnya adalah menjodohkan calon indukan. Cara menjodohkan tidak secara langsung di campur dalam satu kandang, tetapi didekatkan terlebih dahulu agar saling mengenal dalam kandang yang berbeda.


Masa perkenalan dapat dilakukan beberapa hari sebelum di satukan. Penyatuan burung kenari jantan dan betina dilakukan jika keduanya sudah ada respon yaitu ditandai dengan kedua pasangan saling mendekat dan pejantan lebih banyak berkicau untuk menarik perhatian si betina. Pada masa ini berikan makanan yang banyak mengandung protein seperti telur puyuh atau telur ayam kampung.

Setelah di satukan jangan lupa siapkan sarang sebagai tempat bertelur dan mengeram. Sarang dapat di buat dari rumput halus yang susun rapi dan diletakkan dalam batok kelapa atau dapat dibeli di toko-toko burung. Burung kenari dapat bertelur hingga 4 butir.

6. Proses Pengeraman Telur

Setelah selesai bertelur burung kenari akan mengerami telurnya selama kurang lebih 2 minggu. Jiak cuaca dingin pengeraman akan lebih lama. Untuk mambantu menghangatkan udara sekitar sarang dapat dipasang lampu bohlam 5 watt. Dalam proses pengeraman ini pejantan dapat dipisahkan jika karakter pejantan malah mengganggu si betina yang sedang mengeram.

Setelah 12 hari atau lebih telur akan menetas. Anakan biasanya akan diloloh / di suapin langsung oleh induknya beberapa hari sampai anakan tumbuh bulu dan mulai belajar terbang. Pada masa ini siapkan tambahan makanan / extra fooding agar anakan sehat dan tumbuh lebih cepat.

Itulah beberapa langkah yang harus difahami dalam penangkaran burung kenari bagi pemula.

Untuk perawatan Burung kenari dapat di baca artikel : Perawatan Burung Kenari agar Cepat Gacor Untuk Kontes

Minggu, 02 November 2014

Taman Vertikal Mulai Banyak Digemari Masyarakat

Taman Vertikal Mulai Banyak Digemari Masyarakat - Terbatasnya lahan terbuka hijau di kota-kota besar membuat orang berfikir kreatif. Jika pada umumnya taman di buat secara horisontal pada lahan terbuka, kini semakin marak baik di perkantoran maupun di perumahan menanam tanaman hias secara vertikal. Tidak lazim memang, tapi apa boleh buat demi menciptakan suasana asri dan nyaman yang didambakan setiap orang.

Munculnya ide pembuatan taman vertikal selain karena penyempitan lahan terbuka hijau di daerah perkotaan, juga karena terinspirasi dari kondisi alam pegunungan dimana tanaman dapat hidup dengan baik di daerah dengan kemiringan yang sangat terjal.  Walaupun dalam dunia pertanaian teknik bercocok tanam vertikal ini sebetulnya sudah tidak asing lagi. Banyak para petani hidroponik yang bercocok tanam dengan menyusun secara vertikal karena keterbatasan lahan. Baca juga : Hidroponik, Teknik Budidaya Tanaman Modern


Taman Vertikal disebut-sebut juga sebagai pengembangan dari Vertikultur, yaitu teknik budidaya tanaman yang dilakukan secara vertikal dengan menggunakan sistem bertingkat. Tujuan utama vertikultur adalah untuk memanfaatkan lahan yang sempit secara optimal. Di dunia internasional taman vertikal mempunyai banyak sebutan , antara lain Vertical garden, Vertical landscaping, Green wall, Living wall dan sebagainya.

Jenis Taman Vertikal

Taman vertikal dapat dibagi menjadi 2 jenis :

1. Green Facades

Green Facades adalah jenis taman vertikal pada dinding dengan memanfaatkan tanaman merambat. Tanaman di tanam pada tanah di bawah dinding kemudian pertumbuhanya di arahkan untuk merambat ke permukaan dinding sehingga dalam jangka waktu tertentu dapat menutupi dinding tersebut. Pemilihan tanaman merambat harus memperhatikan beberapa hal, yaitu 
- tanaman tersebut mengeluarkan akar pada tiap ruas/batangnya
- akar dapat menempel pada dinding perkerasan
- Akar yang keluar pada setiap ruas atau batang tanaman tidak berpotansi manjadi akar tunjang/membesar yang dapat merusak dinding.
- Batang tanaman merambat tidak berkambang menjadi batang kayu yang besar.

2. Living Wall

Living wall adalah jenis taman vertikal dengan memberikan media tanam pada dinding yang akan di buat taman vertikal. Untuk dapat menempatkan media tanam pada bidang vertikal tentu lebih sulit jika dibandingkan dengan taman horisontal. Sehingga untuk dapat membuat taman jenis ini diperlukan beberapa meterial pendukung agar tanamn hias dapat hidup dengan baik dan dapat membuat desain seperti keingianan.

Material pendukung untuk taman vertikal jenis living wall antara lain :
- Kerangka
- Panel tanaman
- Intalasi pipa penyiraman dan pemupukan
- Tangga statis/knock down



Hidroponik, Teknik Budidaya Tanaman Modern

Hidroponik, Teknik Budidaya Tanaman Modern - Istilah Hidroponik tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Namun dalam penerapanya belum semua orang tahu dan dapat mengimplementasikanya. Di kalangan masyarakat belum banyak yang mengembangkan sistem hidroponik ini baik sebagai penyaluran hobby bercocok tanam apalagi sebagai  tujuan keberhasilan usaha agribisnis. Hal ini dapat di maklumi karena hidroponik memerlukan biaya lebih tinggi dari pada budidaya tanaman secara konvensional.

Istilah hidroponik (hydroponic) berasal dari kata hydro dan ponos. Hydro berarti air dan ponos berarti daya. Jadi secara singkat hidroponik dapat diartikan teknik budidaya tanaman dengan menggunakan air sebagai media utamanya. Dengan teknik ini maka bercocok tanam tidak lagi tergantung pada media tanah, sehingga cocok/ sesuai untuk di terapkan di wilayah perkotaan yang sulit mendapatkan lahan kosong. Salah satu contoh sukses penerapan teknik hidroponik ini adalah yang telah di lakukan di rusun Marunda, Jakarta barat yang di prakarsai oleh gubernur DKI Joko Widodo. Dengan teknik hidroponik para petani rusun marunda menghasilkan total omset Rp 24 juta per bulan.



Media Tanam Inert Hidroponik

 Media tanam Inert adalah media tanam penunjang selain media tanam utama (air). Media tanam ini tidak diharapkan adanya unsur hara tetapi hanya berfungsi sebagai penyangga atau tambatan akar, Media inert yang baik harus bersifat porus, tidak membusuk dan tidak menyimpan air dalam jumlah berlebihan. Contoh media tanam inert hidroponik antara lain :
- Batu kerikil
- Pasir steril
- Spons/busa
- Serbuk kayu
- Rock wool
- Arang sekam dll,

Jenis Pola Cocok Tanam Hidroponik.

Jenis jenis teknik budidaya tanaman hidroponik antara lain :

1. Hidroponik NFT

Hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) adalah salah satu sistem hidroponik dengan meletakkan akar tanaman pada air yang mengalir tipis menyerupai film. Air tersebut mengalir tipis antara 3 - 4 mm, tersirkulasi dan mengandung unsur hara sesuai kebutuhan tanaman sehingga perakaran dapat berkembang dengan baik

Prinsip dasar hidroponik NFT ini adalah bibit di tanam pada setreofoam yang di letakkan di atas talang PVC. Talang tersebut disusun secara paralel dengan kemiringan 5% (5cm/m). Kemudaian talang tersebut dialiri air nutrisi tipis antara 3-4mm secara terus menerus atau bersling 10 menit. Sirkulasi air nutrisi dapat dilakukan dengan pompa listrik dengan kekuatan tertentu dari bak penampung air.

2. Hidroponik Ebb and Flow/ Flood and Drain


Sistem hidroponik ebb and drain di sebut juga hidroponik pasang surut. Disebut hidroponik pasang surut karena pemberian nutrisi pada akar tanaman dilakukan dengan menggenangi (pasang) dan surut secara bergantian.

Setelah tanaman di tanam pada pot dengan media tanam berupa arang sekam atau media inert lainya, kemudian di letakkan pada sebuah bak. Bak tersebut dialiri air nutrisi secara berseling dengan batas waktu 10 menit pasang dan 10 menit surut. Air yang berisi nutrisi di tampung dalam bak penampungan dan di pompakan kedalam bak yang berisi pot tanaman secara teratur, yang dapat di atur secara otomatis dengan perangkat pengatur waktu atau timer.

3. Hidroponik Rakit Terapung (Floating Raft)

Sistem hidroponik rakit apung adalah tanaman ditanam pada media inert yang dapat terapung (menyerupai rakit) kemudian di letakan pada kolam penampung air. Kedalaman kolam kurang lebih 40 cm, berisi air bernutrisi. Fasilitas penunjang lainya untuk hidroponik rakit apung ini adalah aerator, yang berfungsi untuk menghasilkan oksigen dalam air sehingga kebutuhan oksigen tanaman dapat terpenuhi. Kekurangan oksigen dapat menghambat proses penyerapan nutrisi oleh akar.

4. Hidroponik Deep Flow Technique

Hidroponik Deep Flow Technique (DFT) pada prinsipnya menyerupai hdroponik NFT, hanya saja talang tempat tanaman dipasang datar/tidak miring yang memungkinkan air tergenang. Larutan air di biarkan tergenang dengan aliran lambat, dengan kedalaman 8 cm.

5. Aeroponik

Prinsip dasar Aeroponik adalah tanaman di tempatkan pada media inert(sterofoam) dengan akar menggantung di bawawhnya, kemudian nutrisi di berikan dengan cara penyemprotan hingga terbentuk kabut. Penyemprotan nutrisi dilakukan dengan peralatan springkle selama 24 jam secara terus menerus atau berseling dangan rentang waktu 10 menit.
Aeroponik pada tanaman Kentang

Sabtu, 01 November 2014

Green House di Marunda Buatan Jokowi Sudah Menghasilkan 24 jt per Bulan

Green House Di Marunda Buatan Jokowi Sudah Menghasilkan 24 jt per bulan - Kabar yang cukup menggembirakan bagi para penghuni rusun Marunda maupun warga Jakarta pada umumnya, green house yang dibangun gubernur DKI Jakarta Jokowi kala itu telah memberikan penghasilan bagi petani dengan total omsetsebesar Rp 20-24 juta per bulan. Hal ini sekaligus sbagai motivasi bagi para petani dan anak muda Jakarta untuk terus mangembangkan usaha agribisnis yang selama ini tidak pernah di lirik.
< img src="green-house-marunda.jpg" alt text="green house marunda">

Green hause yang di kabarkan merogoh kocek pribadi Jokowi ini sebagai pilot project (proyek percontohan) untuk 14 project berikutnya jika green house Marunda ini berhasil, demikian dilaporkan Tempo.co. Didirikan di depan rusunawa Marunda, Jakarta Barat seluas 640 meter persegi, menghabiskan dana Rp 450 juta. Uang sebanyak itu untuk membangun fisik/kontruksi green house belum termasuk benih yang di beri Jokowi juga.
http://www.gemaperta.com/2014/08/green-house-yang-sederhana-dan-indah.html

Sistem yang diterapkan dalam produksi pertanian di green house Marunda ini dengan sistem Hidroponik. Sistem ini dipilih karena beberapa keunggulanya. Selain kebersihannya, sistem pertanian hidroponik juga mampu menghasilkan produk pertanian di luar musim (off season). Sehingga diharapkan dapat menjadi tumpuan petani atau warga penghuni rusunawa Marunda setiap bulanya.

Sistem hidroponik yang digunakan dalam budidaya tanaman di green house Marunda ini adalah sistem hidroponik mengalir, yaitu media air dialirkan dalam pipa PVC berdiameter 3inci. Pipa sepanjang 12 m sekaligus berfungsi sebagai pot yang disusun vertikal sebanyak 5 susun dengan kemiringan kurang lebih 65 derajat. Baca juga : Hidroponik, Teknik Budidaya Tanaman Modern

Banyak tanaman yang dapat di tanam di green house ini antara lain sayur mayur sperti sawi, selada putih, selada merah, packcoy dan cabai. Hasil produksi selain untuk memenuhi kebutuhan warga penghuni rusunawa Marunda juga di jual di pasar terdekat. Harapan kedepan hasil produksi dari green house ini selain di jual di pasar tradisional terdekat juga dapat memenuhi permintaan dari supermarket. Ulasan berta dari bebrapa media nasional.

Baca juga artikel terkait :
Fungsi dan type green house,
Bahan utama untuk membuat green house dan
Cara membuat green house sederhana.